Monumen Pahlawan di Klaten


INVETARISASI DAN DOKUMENTASI

MONUMEN KEPAHLAWANAN DI KABUPATEN KLATEN

1. MONUMEN MBKD

Letaknya di Dk. Pecokan Rt. 07 Rw. 11 Ds. Kepurun Kec. Manisrenggo, diresmikan pada tanggal 19 Desember 1982 oleh Adam Malik, Monumen MBKD merupakan tugu peringatan rakyat semesta untuk memperingati keberhasilan perang Permesta dalam menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan Republik Indonesia.di belakan tugu MBKD ini terdapat prasasti yang berisi perintah kilat dengan tulisan :

  • Kita telah diserang
  • Pada tanggal 19-12-1948 angkatan perang Belanda menyerang kotaYogyakarta dan lapangan terbang Maguwo

·Pemerintah Belanda telah membatalkan persetetujuan gencatan senjata.

·Semua angkatan perang menjalankan rencana yang telah ditetapkan untuk menghadapi serangan Belanda., dikeluarkan di tempat tgl. 19-12-1948 jam 08.00 Panglima Besar Angkatan perang Letnan Djendral Soedirman

·17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan RI

·19 Desember 1948 Perang rakyat semesta berencana dengan penuh kesadaran Nasional mulai digerakkan diseluruh Nusantara untuk mengusir kolonialis Belanda yang mau menjajah kembali Indonesia dan menduduki ibu kota RI Yogyakarta.

·1 Maret 1949 serangan umum dilancarkan terhadap kolonialisme Belanda di ibu kota RI Yogyakarta pada siang hari dan tentara Nasional Indonesia menguasai Ibu Kota RI selama 6 jam.

·29 Juni 1949 Perang rakyat semesta memaksa Kolonialis Belanda meninggalkan Indonesia secara berangsur-angsurdimulai dari Ibu kota RI Yogyakarta.

·1 Mei 1963 Irian Barat kembali ke pangkuan Republik Indonesia dan RI bersih dari Kolonialis Belanda.

Berhasilah perang Rakyat Semesta dalam menegakkan kedaulatan dan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tugu peringatan perang rakyat semesta ini dibangun atas prakarsa Yayasan 13-12-1948 untuk memperingati keberhasilan rakyat semesta dalam menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan Republik Indonesia.

Hingga saat ini setiap tahun diadakan napak tilas jalan Klaten – Kepurun sekitar 25 Km dengan start dari Pemda Klaten dan finish di Monumen MBKD Manisrenggo.


Gambar Monumen MKBD Manisrenggo

2. TUGU PERWARI 17-12-1945
Dulu letaknya di jalan Pemuda ( Pojok Dinas Pendidikan kab. Klaten, Ds. Tegalyoso, Kec. Klaten Selatan diresmikan oleh Prof Dr. Emil Salim ( Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup ) pada tanggal 27 Desember 1986, Monumen/ Tugu Perwari merupakan tugu peringatan bagi Persatuan Wanita Republik Indonesia dalam keikutsertaannya dalam Perang kemerdekaan RI 1945. sekarang pindah di pertigaan BRI Klaten

1356689509993

Gambar Tugu Perwari

3. MONUMEN JUANG 45 KLATEN
letaknya di jl. Pemuda (GOR Gelar Sena Klaten ), desa. Jonggrangan, kec. Klaten Utara, diresmikan oleh Soepardjo Roestam pada tgl. 20 Mei 1976, Monumen Juang 45 merupakan monumen yang mengabadikan perjuangan bangsa Indonesia khusunya rakyat Klaten, mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan, membangkitkan keyakinan dan kesadaran masyarakat tentang perjuangan fisik bangsa Indonesia. mewariskan nilai-nilai persatuan dan kesatuan tekad jiwa dan semangat juang tahun 1945.


Gambar Monumen Juang 45

Klaten Utara-20150115-00765

4. TUGU PELURU WONOSARI
letaknya di jl . Wonosari – Solo, desa. Pandasan, kec. Wonosaro, diresmikan oleh Bupati Klaten pada tanggal November 1983Monumen Tugu peluru merupakan tugu peringatan bahwa di Wonosari tepatnya di Desa Padasan tanggal 14 Juli 1949 telah terjadi pertempuran antara Laskar Gerilya Arjuna Rayon IV dengan tentara Belanda.


Gambar Tugu Peluru Wonosari

5. MONUMEN KESAKSIAN WONOSARI
Letaknya di desa. Bentangan, kec. Wonosari dibangun tahun 1988, diresmikan : oleh Camat Wonosari Amir Alwan,BA, pada tanggal : 10 November 1989, monumen Tugu Kesaksian merupakan tugu peringatan bagi Tentara Pelajar Detasemen II Brig 17 Umum dan Khusus Kelompok regu sebagai relawan peristiwa Wonosari Kamis Pon 14 Juli 1943 sebagai kenangan Tentara Pelajar Pejuang yang telah gugur dalam peristiwa Wonosari sebagai Pandu Proklamasi 1945, Wonosari Jum’at pahing 10 November 1989.dikanan kiri monumen terdapat prasasti dengan tulisan :

Telah dipugar oleh kawan-kawan seperjuangan bersama masyarakat desa Pandanan dan desa Bentangan pada hari Sabtu legi 9-8-1997.dan disebelah kiri monumen terdapat prasasti dengan tulisan :

Atas nama rakyat desa Pandanan dan desa Bentangan kecamatan wonosasi dan para kepala tentara pelajar detasemen 017 sebagai pelopor peristiwa Wonosari, kamis Pon 14 Juli 1949 telah mendirikan tonggak monumen kepada pahlawan pejuang perang yang telah gugur pada peristiwa Wonosari sebagai pandu Proklamasi.


Gambar Monumen Kesaksian Wonosari

6. MONUMEN / TUGU OBOR
Letaknya di jl . Pramuka ( Depan Stasiun Klaten ) desa . Klaten, kec. Klaten Tengahm dibangun 10 November 1947, diresmikan oleh Bupati Klaten, Monumen/ Tugu Obor merupakan tugu peringatan Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950 dngan bertulskan Granggang Makarti Ngusir Penjajah 1945 Tetep Dadi Trus Merdika 1946 Budi Daya Arjaning Jana Pada.

Gambar Monumen Tugu Obor

7. TUGU WASESO
Letaknya di dukuh. Pandanan RT. 05 RW. 02, desa. Soropaten, kec. Karanganom, dibangun diatas tanah seluas 20 x 20 m dan satu kompleks dengan makam Kyai Karsorejo, dibangun 10 November 1947,Monumen/ Tugu Waseso merupakan tugu peringatan bagi pahlawan dari desa Pandanan yang bernama Kyai Karsorejo, bahwa pada tahun 1935 sampai dengan tahun 1945 Kyai Karsorejo bertemu dengan mantan presiden RI Bung Karno bermusyawarah tentang keberadaan penjajahan Belanda dan saat tahun tersebut, Kyai Karsorejo ditahan oleh penjajah Belanda karena mengibarkan bendera Merah Putih. dan sebagai peringatan dibangunlah prasasti dengan membangun menara setinggi 12,5 m dengan dinamai Tugu Waseso yang pada masa itu berfungsi untuk mengintai musuh, pada saat ini setiap bulan Syura diadakan ritual jamas keris dengan disertai kirab dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk pada setiap malam Jum’at Pon dan setiap bulan Suro masih tetap dilestarikan hingga saat ini dengan mengambil ceritera wayang Bharata Yuda Joyobinangun. Ritual wayang ini sudah sejak tahun 1946 dilaksanakan hingga saati ini


Gambar Tugu Waseso

8. TUGU PELURU KLATEN UTARA
letaknya di jalan Pemuda (Depan Kantor Pertanahan Klaten ), klaurahan Barenglor, Kec. Klaten Utara dibangun 10 November 1947, diresmikan oleh Bupati Klaten, Monumen Tugu peluru merupakan tugu peringatan SERSAN SADIKIN DAN KOPRAL SAYEM karena di tempat dibangunnya tugu ini gugurnya pahlawan sersan sadikin dan Kopral Sayem dalam pertempuran antara Tentara kita TNI melawan dua pesawat Terbang Belanda ( Cocor Merah ) pada Perang Kemerdekaan I bulan Juli 1947.


Gambar Tugu Peluru Klaten Utara

9. TUGU SLAMET RIYADI
Letaknya di dukuh.sidorejo, desa. Sidorejo.kec. Polanharjo, dibangun diatas tanah seluas 10 m x 12 m, pada tahun 1998, diresmikan oleh Bupati Klaten, Monumen Tugu Slamet Riyadi merupakan tugu peringatan Letkol IGN Slamet Riyadi dalam perjuangannya melawan peninn yang dilakukan Belanda di Surakarta menimbulkan perlawanan besar-besaran dibawah pimpinan Letkol Ignatius Slamet Riyadi, peristiwa tersebut dikenal dengan Serangan Umum 4 hari Solo dan pada saat singgah di Desa Sidorejo Kec. Polanharjo bersama-sama dengan rakyat desa Sidorejo pada masa Serangan Umum di Solo dalam melawan Belanda /penjajahan, maka dibangunlah Monumen Slamet Riyadi.


Gambar Tugu Slamet Riyadi

10, MONUMEN PATUNG KEMERDEKAAN SOEKARNO
Letaknya didukuh . Jonggo desa. Karangasem, Kec. Cawas, dibangun, tahun 2002, diiresmikan oleh H.Muhamad Pranada tgl 6 Juni 2002, monumen Patung kemerdekaan Soekarno merupakan tugu peringatan untuk mengabadikan perjuangan Soekarno dan para pejuang Dukuh Jonggo :

– Syamsi Mangun Dimejo dibuang ke Digul tahun 1933 s.d 1937 bersama
Soekarno,

– Syayat Prawiro Dinomo dan Wakiman Ponco Mulyono dibuang ke Pondok
Waluh Jember tahun 1933 s.d. 1935

Monumen ini juga untuk mengenang bahwa Bung Karno pernah singgah di Dukuh Jonggo Desa Karangasem di rumah Syamsul Mangun Dimejo ini datangnya pada jam 08.00 WIB pada bulan Februari 1927 s.d. 1929 untuk menggalang semangat rakyat untuk mengusir semangan penjajahan. Adapun semua pejuang tadi telah menerima penghargaan dari Pemerintah dan mendapat SK Perintis Kemerdekaan dari Presiden. Asal mula gagasan pendirian patung Bung Karno ini dari Kades Karangasem Sdr. Sugiyanto yang juga sebagai keluarga para pejuang. Makam dari para pejuang tadi dibangun oleh pemerintah pusat, sedangkan untuk biaya pembuatan patung dari H.Muhamad Pradana anak Ibu Mega dengan Taufik Kiemas.


Gambar Monumen Patung Sukarno

40 thoughts on “Monumen Pahlawan di Klaten

  1. Pejuang masyarakar pahlawan kusuma bangsa membawa masyarakat kabupaten klaten adalah masyarat berjuang untuk kemakmuran bersama, hanya saja Pak Nono tolong ditinjau di tempat kami bekas markas komando letkol slamet riyadi, dukuh kasihan, desa Tambak, kec. karangdowo rumah besar dan ruangan2 rapat komando, istirahat para prajurit, serta masyarakat yg pernah menghibur dengan tari2an daerah masih bisa diwawancarai, hanya para veteran resmi dari pemerintah sudah pada meninggal, veteran2 yg lillahitaala berjuang tanpa pamirih sebagian kecil masih hidup. Pernah jaman menteri Pertahanan M. Yusuf mau di bangun monumen….hanya saja sampai pemerintahan orde baru ambyar ..belum ada kelanjutanya…mohon ditijau kembali, salam haryanta.

    • Pak Haryanto terima kasih infonya oke nanti kita informasikan ke Dinas Budparpora mohon doa restunya saya sekarang pindah tugas Kepala SMA Negeri 1 Wedi Klaten

    • Maz Eko asal mula nama Klaten, versi yang pertama menyebutkan bahwa kata Klaten berasal dari kata Kelati atau buah bibir. Kemudian seiring perjalanan waktu kata kelati ini mengalami disimilasi menjadi Klaten.
      Versi kedua beradasarkan kata orang tua terdahulu dan turun temurun yang dikutip dalam buku berjudul “Klaten dari Masa ke Masa” yang diterbitkan Bagian Ortakala Setda Kab. Dati II Klaten Tahun 1992/1993.
      Versi kedua ini menyebutkan bahwa Klaten awal mulanya berasal dari kata Melati, Melati adalah nama seorang Kyai yang datang dan menetap ke tempat yang masih hutan belantara (sekarang menjadi kota Klaten) kurang lebih 560 tahun yang lalu, dan semakin lama orang semakin berdatangan dan berkembang hingga menjadi kota Klaten seperti sekarang ini.
      Nama lengkap Kyai Melati adalah Kyai Melati Sekolekan. Dan nama dukuh tempat tinggal Kyai Melati oleh masyarakat kemudian diberi nama dukuh Sekolekan (sekarang menjadi Sekalekan), nama Sekolekan adalah bagian dari nama Kyai Melati Sekolekan.
      Kyai Melati dikenal sebagai seorang yang berbudi luhur dan sakti, karena kesaktiannya tersebut perkampungannya selalu aman dari perampok.

  2. Jd lebih paham tentang klaten. Bnyak sejarah disini, dan tentunya kita bisa menjaganya. Ada bbrpa foto monumen2 yg kotor, terdapat rumput dan alang2. Alangkah indahnya klo monumen2 itu dirawat dan dijaga biar tetap bersinar “klaten bersinar”

    • Maz Brian,iya Klaten yang kita cintai ini memang kaya dengan keindahan alam dan sejarah, terima kasih masukannya tentang monumen2 yg kotor, terdapat rumput dan alang2, nanti kita sampaikan ke Dinas Budparpora Klaten

  3. Pak, nuwun sewu sebelumnya. Saya pernah diberitahu alm papa kalau alm kakeknya (jadi kakek buyut saya) dulu adalah seorang demang. Masalahnya waktu itu saya masih kecil jadi tidak terlalu ingin tahu siapa nama beliau atau apa nama kademangan yg beliau pimpin. Adapun desa tempat lahir papa dan alm nenek saya (putrinya kakek buyut demang) adalah Ngaran, kec. Polanharjo. Saya sudah cari info ke mana2 tapi tidak ada yg tahu, yg mungkin tahu sudah pada meninggal. Mungkin Bapak bisa mencari info yg tidak bisa saya temukan. Oh ya saya juga sudah coba cari lewat sejarah kab. Boyolali karena katanya dulu kec. Polanharjo dan Jatinom termasuk kab. Boyolali tapi ya tetap tidak ketemu. Seandainya Bapak berkenan ngobrol lebih lanjut dengan saya, monggo mampir ke akun facebook saya Kurnia Hapsari atau akun twitter saya @saridarwanto. Matur nuwun sanget sebelumnya

    • Pak Kurnia sari,.. terima kasih oke nanti kita ari datanya di Dionas Budparpora, mohon maaf karena saya sekarang udah pindah di Pengawas SMA Dinas Pendidikan sudah tidak dinas di Budparpora

  4. Salam Kenal, saya Samsudar dari Pemerhati Ilmu Budaya dan Sejarah dari Undip
    Saya tertarik dengan sedikit ulasan mengenai cerita singkat sejarahnya berdirinya monumen….Kalau boleh saya bantu untuk menjadi tulisan kisah sejarah salah satu dari monumen tersebut, sumbernya yang paling lengkap mengenai peristiwa apa Mas…?

  5. Assalamu`alakum pak, Saya Hanif mhs. Arsitek UMS, bagus sekali pak infonya… tp perlu di kaji lagi bagaimana asal mula Kota Klaten dengan bukti peninggalan yang jelas. Mungkin bisa di tambah lagi desa yang dikonservasi berdasarkan peninggalan arsitekturnya pak (Seperti Kampung Batik Laweyan). Terimakasih…

  6. Mas Nono, monumen Tugu Gerilya di depan RSPD / Gedung Sunan Pandanaran yang merupakan lambang kemenangan gerilyawan Klaten masuk Kota Klaten waktu clash II, belum ditulis. Begitu juga monumen Arca Ganesha di sudut halaman depan SMA Negeri 1 Klaten lambang kemenangan perjuangan Tentara Pelajar Klaten.

    • Mas Tardi, terima kasih info tentang monumen Tugu Gerilya di depan RSPD / Gedung Sunan Pandanaran dan monumen Arca Ganesha di sudut halaman depan SMA Negeri 1 Klaten nanti kita tambahkan Matur nuwun Buku artikel Berwisata ke Rawa Jombor dan copy naskah drama tentang Tentara Pelajar isinya sangat bagus,Sukses untuk Maz Sutardi,SIP se Keluarga Tuhan Memberkati

  7. Assalamuallaykum pak..
    Saya maba jurusan sejarah.. Saya mendapat tugas ospek dr universitas.. Untuk pahlawan yang berasal dari Klaten saya rasa kurang banyak artikel yang saya butuhkan. Untuk mendapatkan informasi yg lebih tentang kyai karsorejo, sersan sadikin, kopral sayom dll dimana ya pak?
    Terima kasih

    • Mba Livia , kalau pengen mendapatkan informasi tentang kyai karsorejo, sersan sadikin, kopral sayom ke Bapak Sutardi, S.IP Pegawai Kecamatan Klaten Tengah beliau kebetulan punya

  8. Assalamuallaykum pak..
    Saya maba jurusan sejarah.. Saya mendapat tugas ospek dr universitas.. Untuk pahlawan yang berasal dari Klaten saya rasa kurang banyak artikel yang saya butuhkan. Untuk mendapatkan informasi yg lebih tentang kyai karsorejo, sersan sadikin, kopral sayom dll dimana ya pak?
    Terima kasih pak

    • Mba Livia , kalau pengen mendapatkan artikel dan informasi Untuk pahlawan yang berasal dari Klaten seperti kyai karsorejo, sersan sadikin, kopral sayom silahkan menghubungi Bapak Sutardi, S.IP Pegawai Kecamatan Klaten Tengah beliau kebetulan punya emailnya : sutardimsdiharjo@yahoo.com

  9. setahu saya bukan tugu obor yang didepan stasiun klaten, dulu diatasnya ada bambu runcing yang tiap peringatan kemerdekaan RI dipasang bendera merah putih..sesuai dengan tulisannya “Granggang Makarti Ngusir Penjajah 1945 Tetep Dadi Trus Merdika 1946 Budi Daya Arjaning Jana Pada” sayang sekali ……

    • Mas Koko kla, trima kasih ralat tentang tugu obor yang didepan stasiun klaten, dulu diatasnya ada bambu runcing dengan tulisannya “Granggang Makarti Ngusir Penjajah 1945 Tetep Dadi Trus Merdika 1946 Budi Daya Arjaning Jana Pada”

    • Pak Bagas Aji Harvian, iya Klaten kaya monumen dan tempat2 wisata yang ngangenin hee..3X Sukses untuk Pak Bagas Aji Harvian Tuhan Memberkati

    • Maz Adityan “Tugu Obor” pada direhab tanggal 7 februari 2013. Letaknya di jl . Pramuka ( Depan Stasiun Klaten ) desa . Klaten, kec. Klaten Tengah dibangun 10 November 1947, diresmikan oleh Bupati Klaten, Monumen/ Tugu Obor merupakan tugu peringatan Perjuangan Kemerdekaan 1945-1950.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s